Dalil-Dalil Tentang Diwajibkannya Shalat

Dalil-Dalil Tentang Diwajibkannya Shalat

1. Dalil Dari Al-Qur`an

a. Allah Subhanahu wata’ala berfirman :

Artinya : “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.” (QS. Al-Baqarah : 43)

b. Allah Subhanahu wata’ala berfirman :

Artinya : “Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha melihat apa-apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al-Baqarah : 110)

c. Allah Subhanahu wata’ala berfirman :

Artinya : “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al-Ankabuut : 45)

d. Allah Subhanahu wata’ala berfirman :

Artinya : “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat”. (QS. An-Nuur : 56)

Dari dalil–dalil Al-Qur’an di atas tidak ada kata–kata perintah shalat dengan perkataan “laksanakanlah” tetapi semuanya dengan perkataan “dirikanlah”.
Dari unsur kata–kata melaksanakan itu tidak mengandung unsur batiniah sehingga banyak mereka yang Islam dan melaksanakan shalat tetapi mereka masih berbuat keji dan munkar. Sementara kata mendirikan selain mengandung unsur lahir juga mengandung unsur batiniah sehingga apabila shalat telah mereka dirikan, maka mereka tidak akan berbuat jahat.

2. Dalil Dari As-Sunnah

a. Diriwayatkan bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, ia berkata: “Ya Rasulullah, beritahukan kepada saya satu amalan yang jika diamalkan, saya dapat masuk surga” Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah engkau menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun walaupun engkau disiksa dan dibakar. Taatilah kedua orang tuamu. Janganlah engkau meninggalkan shalat dengan sengaja, karena siapa yang meninggalkannya dengan sengaja, berarti ia telah melepaskan diri dari jaminan Allah”.[1]

b. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak”.[2]

c. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Berilah kabar gembira bagi orang-orang yang berjalan di kegelapan malam menuju masjid, bahwa mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat”.[3]

d. Dari Tsauban radhiyallahu ‘anhu -bekas budak Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam-, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pemisah Antara seorang hamba dengan kekufuran dan keimanan adalah shalat.

e. “Amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik maka baiklah seluruh amalannya dan jika buruk maka buruklah seluruh amalannya”.[5]

f. Wasiat terakhir yang diucapkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelang beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat adalah shalat, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Jagalah shalat, jagalah shalat dan berlaku baiklah terhadap budak-budak yang kamu miliki”.[6]


[1] HR. Thabrani

[2] HR. Bukhari dan Muslim

[3] HR. Abu Dawud dan Tirmidzi

[4] HR. Ath Thobariy dengan sanad shohih. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih. Lihat Shohih At Targib wa At Tarhib no. 566

[5] HR. Thabrani

[6] HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani

Pos ini dipublikasikan di Shalat. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s