KAIDAH TENTANG SIFAT-SIFAT ALLAH JALLA JALALUHU MENURUT AHLUS SUNNAH

KAIDAH TENTANG SIFAT-SIFAT ALLAH JALLA JALALUHU MENURUT AHLUS SUNNAH

Sifat-sifat yang disebutkan Allah tentang Diri-Nya ada dua macam: Sifat Tsubutiyah dan Sifat Salbiyah.

1. Sifat Tsubutiyah.

Sifat Tsubutiyah, ialah setiap sifat yang ditetapkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk Diri-Nya di dalam al-Qur’an atau melalui sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Sifat-sifat ini semuanya adalah sifat kesempurnaan, tidak menunjukkan sama sekali adanya cela dan kekurangan. Contohnya: Hayaah (hidup), Ilmu (mengetahui), Qudrah (berkuasa), Istiwaa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy, Nuzuul (turun) ke langit terendah, Wajh (wajah), Yad (tangan) dan lain-lainnya.

Sifat-sifat Allah tersebut wajib ditetapkan benar-benar sebagai milik Allah sesuai dengan keagungan dan kemuliaan-Nya, berdasarkan dalil naqli dan ‘aql.

Sifat Tsubutiyah ada dua macam

a. Dzaatiyah

Sifat Dzaatiyah, ialah sifat yang senantiasa dan selamanya tetap berada pada diri Allah Azza wa Jalla. Seperti: Hayat (hidup), Kalam (berbicara), ‘Ilmu (mengetahui), Qudrah (berkuasa), Iradah (keinginan), Sami’ (pendengaran), Bashar (penglihatan), Izzah (kemuliaan, keperkasaan), Hikmah (kebijaksanaan), ‘Uluww (ketinggian, di atas makhluk), ‘Azhamah (keagungan). Dan termasuk dalam sifat ini adalah sifat Khabariyah seperti adanya wajah, yadain (dua tangan) dan ‘ainan (dua mata).

b.Fi’liyah.

Sifat Fi’liyah, ialah sifat yang terikat dengan masyi’ah (kehendak) Allah Azza wa Jalla. Jika Allah menghendaki, dilakukan-Nya, dan jika tidak, dilakukan-Nya. Seperti; Istiwa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy dan nuzul (turun) ke langit terendah, ataupun datang pada hari Kiamat, sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla.

Artinya : “dan datanglah Tuhanmu,  sedang Malaikat berbaris-baris”. (QS. Al-Fajr : 22)

Bisa juga suatu sifat menjadi dzaatiyah-fi’liyah, ditinjau dari dua segi, seperti kalaam (pembicaraan) ditinjau dari segi asal atau pokoknya adalah sifat dzaatiyah karena Allah Azza wa Jalla selamanya akan tetap berbicara, tetapi ditinjau dari segi satu persatu terjadinya kalam adalah sifat fi’liyah karena terikat dengan masyi’ah (kehendak), dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berbicara apa saja yang Dia kehendaki bila Dia menghendaki. Sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla:

Artinya : “Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” Maka terjadilah ia”. (QS. Yaasin : 82)

Dan setiap Sifat Allah yang terikat dengan masyi’ah adalah mengikuti hikmah-Nya. Hikmah ini kadangkala dapat kita ketahui, tetapi kadangkala kita tidak mampu memahami, namun kita benar-benar yakin bahwa Allah Azza wa Jalla tidak menghendaki sesuatu melainkan apa yang dikehendaki-Nya itupun sesuai hikmah-Nya, seperti yang diisyaratkan Allah melalui firman-Nya.

Artinya : “dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (QS. Al-Insan : 30)

2. Sifat Salbiyah

Sifat Salbiyah, ialah setiap sifat yang dinafikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala bagi Diri-Nya melalui Al-Qur’an atau sabda Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Dan seluruh sifat ini adalah sifat kekurangan dan tercela bagi Allah, contohnya; maut (mati, tidak hidup), naum (tidur), jahl (bodoh), nisyan (kelupaan), ‘ajz (kelemahan, ketidakmampuan), ta’ab (kecapekan, kelelahan). Sifat-sifat tersebut wajib dinafikan dari Allah Azza wa Jalla berdasarkan keterangan di atas, dengan disertai penetapan sifat kebalikannya secara lebih sempurna. Misalnya, menafikan maut (mati) dan naum (tidur) berarti menetapkan kebalikannya bahwasanya Allah Dzat Yang Mahahidup dengan sempurna, menafikan jahl (kebodohan) berarti menetapkan bahwasanya Allah Dzat Yang Mahamengetahui dengan ilmu-Nya yang sempurna.[1]


[1] Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Oleh Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa

Pos ini dipublikasikan di Tauhid. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s