ORANG-ORANG SYIAH (RAFIDHAH) JUGA BERSYAHADAT, SHOLAT, ADZAN DAN JUGA HAJI, BAGAIMANA KITA MENGANGGAP MEREKA KAFIR ?

ORANG-ORANG SYIAH (RAFIDHAH) JUGA BERSYAHADAT, SHOLAT, ADZAN DAN JUGA HAJI, BAGAIMANA KITA MENGANGGAP MEREKA KAFIR ?

 

Orang-orang murtad yang diperangi oleh Abu Bakar dan dihalalkan darah mereka adalah orang-orang yang juga bersyahadat, sholat, adzan, puasa, haji dan mengklaim diri mereka sebagai muslim.. tetapi semua itu tidak bermanfaat bagi mereka dikarenakan mereka telah menolak untuk membayar zakat kepada kholifah (dan kaum rafidhoh menolak zakat, dan membayarkan seperlimanya harta mereka untuk imam-imam mereka). Dan sebagain di antara orang-orang murtad tadi ada yang menganggap Musailamah sama dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dengan itu darahnya halal dan mereka dianggap keluar dari islam.

Lantas bagaimana dengan mereka yang telah menganggap imam- imam mereka satu martabat dengan Allah, mereka menyatakan bahwa imam-imam mereka mengetahui seluruh ilmu yang dikeluarkan kepada para malaikat, Rasul dan para Nabi, mereka juga menyatakan bahwa imam mereka mengetahui apa yang telah dan akan terjadi kemudian, mereka juga mengetahui kapan akan mati, dan para imam tadi tidak akan mati kecuali dengan pilihan mereka. Hal ini adalah sangat bertentangan dengan firman Allah ta’ala:

“Sesungguhnya Allah yang mengetahui tentang kiamat, Dia juga yang menurunkan hujan, Dia yang mengetahui apa yang ada di rahim, seorang jiwa tidak akan mengetahi apa yang akan dilakukannya esok hari, dan seorang jiwa tidak mengetahui kapan dia akan mati, sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi Maha Mengerti.” (QS. Luqman: 34)

Mereka itu adalah kelompok Rafidhoh yang mana imam Ali membakar mereka sebagaimana diriwayatakan dalam Bukhori: ”Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berkata tentang kaum Khawarij: ‘Dimana saja kamu jumpai mereka maka bunuhlah mereka, sungguh jika aku menemui mereka nisacaya akan aku bunuh mereka sebagaimana kaum Aad di bunuh.'”

Meskipun mereka adalah orang yang banyak melakukan ibadah, bahkan para sahabat mengenggap sholat mereka lebih sedikit dari khawarij. Padahal mereka belajar dari sahabat. Ketika itulah syahadat mereka tidak bermanfaat, ibadah mereka yang banyak dan keislaman mereka juga tidak bermanfaat, dikarenakan mereka telah mengkafirkan para sahabat.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Kesesatan Syi'ah. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s